Halaman: 625, 628, 646-648
Charles M. Reigeluth dari Indiana University memperkenalkan “The Elaboration Theory”, sebuah teori yang memberikan panduan untuk membuat keputusan tentang ruang lingkup dan urutan instruksi. Teori ini dikembangkan sebagai respons terhadap pergeseran paradigma dari instruksi yang berpusat pada guru dan konten ke instruksi yang berpusat pada pelajar.
Beberapa poin kunci dari bab ini meliputi:
- Tujuan dari Elaboration Theory: Teori ini dikembangkan untuk memberikan pendekatan yang lebih holistik terhadap urutan instruksi yang juga membuat proses pembelajaran lebih bermakna dan memotivasi bagi pelajar. Tujuannya adalah untuk memungkinkan perancang instruksional untuk memberdayakan pelajar untuk membuat beberapa keputusan tentang ruang lingkup dan urutan selama proses pembelajaran.
- The Conceptual Elaboration Sequence: Konsep dapat dipecah menjadi konsep yang lebih sempit yang merupakan bagian atau jenis dari mereka. Misalnya, bagian dari pohon termasuk batang, akar, cabang, dan daun. Jenis pohon termasuk dedaunan gugur dan hijau. Setiap bagian dan jenis tersebut dapat dipecah lebih lanjut menjadi bagian dan jenis.
- The Theoretical Elaboration Sequence: Ini adalah strategi urutan kedua yang ditawarkan oleh teori elaborasi untuk membangun keahlian domain. Ini dimaksudkan untuk kursus yang berfokus pada set prinsip yang saling berhubungan, seperti kursus biologi sekolah menengah yang berfokus pada prinsip genetika, siklus hidup, dan fungsi tubuh.
Secara keseluruhan, Reigeluth menawarkan pendekatan yang mendalam untuk membuat keputusan tentang ruang lingkup dan urutan instruksi dengan fokus pada pendekatan yang lebih holistik yang mempertimbangkan kebutuhan dan motivasi pelajar.
