Educational technology is the study and ethical practice of facilitating learning and improving performance by creating, using, and managing appropriate technological processes and resources (AECT, 2004)

  1. Konsep Teknologi Pendidikan:
    • Teknologi pendidikan didefinisikan sebagai studi dan praktik etika untuk memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan menciptakan, menggunakan, dan mengelola proses dan sumber daya teknologi yang sesuai.
    • Definisi ini mengakui bahwa konsep teknologi pendidikan terus berkembang seiring dengan perkembangan bidang tersebut.
  2. Elemen Definisi:
    • Studi: Mengacu pada pemahaman teoritis serta praktik teknologi pendidikan yang memerlukan konstruksi dan penyempurnaan pengetahuan melalui penelitian dan praktik reflektif.
    • Praktik Etika: Teknologi pendidikan memiliki kode etika dan standar praktik yang diharapkan. Komite Etika AECT telah aktif mendefinisikan standar etika bidang ini.
    • Fasilitasi: Teknologi pendidikan membantu menciptakan lingkungan di mana pembelajaran dapat terjadi dengan lebih mudah.
    • Pembelajaran: Ada kesadaran yang meningkat tentang perbedaan antara retensi informasi untuk tujuan pengujian dan pemerolehan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang digunakan di luar dinding kelas.
    • Meningkatkan Kinerja: Dalam konteks definisi ini, kinerja mengacu pada kemampuan peserta didik untuk menggunakan dan menerapkan kemampuan baru yang diperoleh.
  3. Fungsi Utama Teknologi Pendidikan:
    • Menciptakan: Merujuk pada penelitian, teori, dan praktik yang terlibat dalam generasi materi instruksional, lingkungan pembelajaran, dan sistem pembelajaran besar di berbagai pengaturan.
    • Menggunakan: Mengacu pada penerapan teknologi pendidikan dalam berbagai pengaturan.
    • Mengelola: Mengacu pada koordinasi dan supervisi penggunaan teknologi pendidikan.
  4. Visualisasi Definisi: Dokumen ini juga menyertakan visualisasi yang menunjukkan elemen-elemen kunci dari definisi teknologi pendidikan saat ini.