Oleh: Beverly Lindsay
Artikel “The Landscapes for Comparative and International Education” oleh Beverly Lindsay merupakan bab pertama dari buku “Comparative and International Education: Leading Perspectives from the Field“.
Artikel ini mengeksplorasi lanskap pendidikan komparatif dan internasional, memberikan wawasan mendalam tentang berbagai aspek dan dimensi dari bidang ini. Beverly Lindsay, seorang ahli terkemuka dalam bidang ini, membahas kerangka konseptual, historis, dan teoritis yang memperkaya bidang pendidikan komparatif dan internasional.
Kerangka Konseptual:
Artikel ini menyoroti bahwa ada berbagai kerangka kerja yang berakar pada ilmu sosial, humaniora, hukum, dan ilmu pengetahuan yang telah muncul dan dimodifikasi untuk pendidikan komparatif dan internasional. Kerangka kerja ini membantu mendefinisikan dan memahami konsep-konsep kunci dalam bidang ini.
Ada pertanyaan tentang apa yang mendorong munculnya dan signifikansi kerangka kerja tertentu. Misalnya, bagaimana berbagai kerangka konseptual dan teoritis mendukung aspek-aspek pendidikan komparatif dan internasional.
Kerangka Historis:
Artikel ini menyoroti dan memperluas karya-karya penting dari abad kesembilan belas hingga sekarang. Ini mencerminkan bagaimana sejarah pendidikan komparatif dan internasional telah berkembang seiring waktu.
Ada referensi ke berbagai karya yang telah mempengaruhi bidang ini, menunjukkan bagaimana pemikiran tentang pendidikan komparatif dan internasional telah berkembang sepanjang sejarah.
Kerangka Teoritis:
Artikel ini menunjukkan bahwa ada berbagai kerangka teoritis yang telah digunakan untuk memahami fenomena dalam pendidikan komparatif dan internasional. Ini mencakup teori yang berkaitan dengan pendidikan, kebijakan, dan praktek pendidikan di berbagai konteks.
Ada referensi ke berbagai teori dan pendekatan yang telah mempengaruhi pemikiran dan praktek dalam bidang ini.
Pendidikan komparatif dan internasional digunakan dalam berbagai tempat, termasuk sekolah, perguruan tinggi, universitas, korps diplomatik, organisasi pemerintah domestik dan internasional, organisasi non-pemerintah, dan dunia korporat. Ini menunjukkan betapa luas dan pentingnya bidang ini dalam berbagai sektor.
Ada banyak kompleksitas dalam bidang ini, seringkali terkait dengan penelitian doktoral asli dari para penulis. Ini menunjukkan kedalaman dan kekayaan topik yang dibahas dalam pendidikan komparatif dan internasional.
Ada berbagai kerangka kerja yang berasal dari ilmu sosial, humaniora, hukum, dan ilmu pengetahuan yang telah muncul dan dimodifikasi untuk pendidikan komparatif dan internasional. Kerangka kerja ini membantu mendefinisikan dan memahami konsep-konsep kunci dalam bidang ini.
Ada pertanyaan tentang apa yang mendorong munculnya dan signifikansi kerangka kerja tertentu. Misalnya, bagaimana berbagai kerangka konseptual dan teoritis mendukung aspek-aspek pendidikan komparatif dan internasional.
Dalam bagian “Pedagogical Epistemologies, Genders, and Global Engagements“, Lindsay menyoroti alasan ekspansi bidang ini untuk mencakup isu-isu seperti kohesi sosial, guru, gender, dan dampak negara-negara.
1. Kohesi Sosial:
- Kohesi sosial, atau kurangnya, dapat diamati di berbagai lingkungan. Namun, konsep dan praktik nyata dari kohesi sosial berbeda karena norma budaya, sistem politik, dan realitas ekonomi.
- Ada pertanyaan tentang bagaimana manifestasi integrasi masalah berbasis gender terhadap kohesi sosial. Apakah guru dapat mendorong kohesi sosial mengingat pembatasan yang diberlakukan pada sistem pendidikan publik? Sejauh mana kondisi guru di berbagai negara dan pengaturan sosial telah berkontribusi pada kohesi sosial?
2. Guru:
- Artikel ini menyoroti berbagai komponen pengajaran dalam pandangan kondisi mendesak dan tak terduga.
- Ada pertanyaan tentang sejauh mana kondisi guru di berbagai negara dan pengaturan sosial telah berkontribusi pada kohesi sosial.
3. Gender:
- Istilah gender sedang tren di universitas, badan pemerintah, dan perusahaan. Wanita adalah sekitar 55% dari penerima gelar sarjana di Amerika Serikat, dengan lebih dari setengah di Inggris, dan persentase yang mencolok di tempat lain.
- Artikel ini menunjukkan bahwa mayoritas fakultas akademik adalah wanita di Myeik University di Myanmar. Demikian pula, Fulbright lainnya (University of Lampung di Indonesia) menunjukkan fakultas akademik dan medis wanita yang substansial.
4. Dampak Negara-negara:
- Artikel ini menyoroti bagaimana pendidikan komparatif dan internasional digunakan dalam berbagai tempat, termasuk sekolah, perguruan tinggi, universitas, korps diplomatik, organisasi pemerintah domestik dan internasional, organisasi non-pemerintah, dan dunia korporat. Ini menunjukkan bagaimana pendidikan dipengaruhi oleh konteks global dan perbandingan antar negara.
Penulis menekankan pentingnya melihat kondisi pendidikan dan sosial abad ke-21 melalui lensa pendidikan komparatif dan internasional. Khususnya, Lindsay menyoroti beberapa isu pendidikan lintas negara kontemporer dan yang sedang muncul, terutama beberapa yang belum mendapatkan perhatian yang cukup.
- Isu Kontemporer: Lindsay menekankan bagaimana pendidikan komparatif dan internasional telah menjadi medan yang diperebutkan. Tidak hanya temuan, tetapi juga pendekatan dan metode yang dipertanyakan. Dalam konteks ini, pendidikan komparatif dan internasional menjadi area kritis di mana tinjauan dan validasi memerlukan perhatian khusus terhadap kekuasaan dan otoritas. Selain itu, beasiswa yang kritis terhadap diri sendiri menjadi sangat penting.
- Diplomasi dan Pendidikan: Dalam babnya, “Evolving Nexus Between Diplomacy and Comparative and International Education”, Lindsay mempelajari hubungan antara universitas dengan diplomasi dan urusan internasional. Dia menyoroti bagaimana universitas memainkan peran penting dalam menghubungkan pendidikan dengan diplomasi dan urusan internasional, terutama melalui fungsi utama universitas seperti pengajaran, penelitian, dan pelayanan publik.
- Isu yang Sedang Muncul: Lindsay menyoroti bagaimana pendidikan komparatif dan internasional digunakan dalam berbagai tempat, termasuk sekolah, perguruan tinggi, universitas, korps diplomatik, organisasi pemerintah domestik dan internasional, organisasi non-pemerintah, dan dunia korporat. Ini menunjukkan bagaimana pendidikan dipengaruhi oleh konteks global dan perbandingan antar negara.
- Isu yang Belum Mendapatkan Perhatian yang Cukup: Meskipun informasi spesifik tentang isu-isu yang belum mendapatkan perhatian yang cukup tidak disoroti secara eksplisit dalam potongan informasi yang diberikan, Lindsay menekankan pentingnya melihat kondisi pendidikan dan sosial abad ke-21 melalui lensa pendidikan komparatif dan internasional.
Referensi yang disertakan dalam artikel ini mencakup karya-karya dari Philip G. Altbach, yang membahas tren dalam pendidikan komparatif dan perspektif global tentang pendidikan tinggi. Selain itu, beberapa organisasi pendidikan terkemuka seperti American Academy of Arts and Sciences, American Association for the Advancement of Science, dan American Educational Research Association juga disebutkan sebagai sumber referensi.
Secara keseluruhan, artikel ini menawarkan pandangan mendalam tentang pendidikan komparatif dan internasional, menyoroti tantangan dan peluang dalam bidang ini, serta memberikan kerangka kerja untuk memahami dan menavigasi lanskap pendidikan global saat ini.
