Standard B3 Cost Effectiveness berfokus pada prinsip bahwa evaluasi harus menghasilkan informasi yang memiliki nilai yang cukup untuk membenarkan sumber daya yang telah dikeluarkan. Evaluasi dianggap efektif secara biaya jika manfaat yang dihasilkannya sama dengan atau melebihi biayanya.

Standard:

Evaluasi harus menghasilkan informasi yang cukup berharga untuk membenarkan sumber daya yang dikeluarkan.

Overview:

Evaluasi dikatakan efektif secara biaya jika manfaatnya setara atau lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Biaya mencakup semua sumber daya yang digunakan dalam evaluasi, termasuk waktu para peserta, subjek, dan pekerja sukarela, serta layanan yang diberikan oleh lembaga lainnya, baik mereka yang terlibat langsung dalam evaluasi atau tidak. Biaya ini tidak hanya mencakup biaya moneter tetapi juga nilai waktu, sumber daya sosial, dan moral. Manfaat dari evaluasi mencakup hasil-hasil yang diperoleh dari evaluasi, yang tidak terbatas pada identifikasi yang tepat terhadap masalah pendidikan dan kebutuhan siswa, tetapi juga pada pengenalan kebijakan yang efektif dan tidak efektif, program pendidikan yang sesuai, dan upaya lain yang mengarah pada perbaikan pendidikan.

Terkadang, evaluator harus mempertimbangkan beberapa desain alternatif untuk mengevaluasi mana yang paling efektif secara biaya. Jika tidak ada desain yang efektif secara biaya, maka evaluasi tersebut sebaiknya tidak dilaksanakan. Jika lebih dari satu desain dianggap efektif secara biaya, evaluator perlu memilih desain yang memberikan kombinasi terbaik antara manfaat dan biaya.

Guidelines:

  • A. Lakukan investigasi awal secara menyeluruh terhadap biaya bahan dan jasa yang akan digunakan dalam evaluasi.
  • B. Buat inventarisasi terhadap seluruh biaya evaluasi, termasuk biaya dalam bentuk uang, waktu, dan sumber daya manusia.
  • C. Evaluasi manfaat dari hasil yang disepakati dengan klien serta dampak positif lainnya, seperti meningkatnya minat orang tua dalam suatu program.
  • D. Sebelum memutuskan melakukan evaluasi, timbang antara biaya dan manfaat yang diharapkan.
  • E. Lakukan evaluasi sehemat mungkin.

Pitfalls:

  • A. Melakukan evaluasi hanya karena diharapkan, meskipun hasilnya tidak relevan.
  • B. Memilih desain evaluasi yang dikenal baik tanpa mencari alternatif yang lebih efektif secara biaya.
  • C. Melakukan evaluasi tanpa sumber daya yang cukup untuk menyelesaikannya.
  • D. Mengasumsikan bahwa evaluasi awal dari biaya sudah cukup untuk menyimpulkan bahwa evaluasi akan efektif secara biaya.

Caveats:

  • A. Harus diingat bahwa perhatian terhadap efektivitas biaya tidak boleh menghalangi evaluasi baru yang mungkin sulit dilakukan tetapi penting. Evaluasi yang rutin dan prosedural juga tidak boleh dihindari hanya karena sulit untuk diukur.
  • B. Analisis efektivitas biaya tidak selalu dapat diterapkan dalam pendidikan karena hasil pendidikan sering kali bersifat tidak langsung dan sulit diukur secara numerik.

Evaluasi efektivitas biaya harus dilakukan dengan pendekatan yang hati-hati dan mempertimbangkan berbagai alternatif agar informasi yang dihasilkan benar-benar bermanfaat.