1. Standard
Orang yang melakukan evaluasi harus dapat dipercaya dan kompeten untuk melaksanakan evaluasi, sehingga temuan mereka mendapatkan kredibilitas maksimal dan diterima secara luas.
Orang yang melakukan evaluasi harus:
- Dapat dipercaya (trustworthy): Evaluator harus memiliki integritas, bertanggung jawab, dan jujur dalam pekerjaannya sehingga hasil evaluasi dapat dipercaya oleh semua pihak yang terlibat.
- Kompeten (competent): Evaluator harus memiliki keahlian teknis, pemahaman yang mendalam tentang topik yang dievaluasi, serta pengalaman yang relevan agar mampu melaksanakan evaluasi secara profesional dan tepat.
Tujuan utama standar ini adalah memastikan bahwa evaluasi dijalankan oleh individu atau tim yang memiliki kemampuan dan karakter yang dapat dipercaya sehingga hasil evaluasi mereka akan diakui, diterima, dan dapat diandalkan.
2. Overview
Evaluator dianggap kredibel sejauh mereka menunjukkan pelatihan, kompetensi teknis, pengetahuan substantif, pengalaman, integritas, keterampilan hubungan masyarakat, dan karakteristik lain yang dianggap perlu oleh klien dan pengguna lain dari laporan evaluasi. Karena tidak semua individu memiliki semua karakteristik yang diperlukan untuk evaluasi tertentu, sering kali evaluasi dilakukan oleh tim yang anggotanya secara kolektif memiliki kualifikasi tersebut.
Evaluator perlu membangun kredibilitas mereka dengan klien dan pengguna evaluasi sejak awal. Jika kepercayaan ini tidak dapat diamankan, evaluator harus mempertimbangkan untuk tidak melanjutkan. Jika evaluator merasa mereka tidak memenuhi syarat menurut audiens mereka, maka rekomendasi dan temuan mereka dapat diabaikan meskipun secara teknis memadai.
Dalam menjalankan evaluasi, evaluator harus menjaga pola komunikasi yang konsisten, terbuka, dan berkelanjutan dengan klien. Kredibilitas evaluator bergantung pada kemampuan mereka untuk mempertahankan kelayakan teknis, integritas, kegunaan, dan kelayakan laporan mereka.
Evaluators’ Credibility:
- Evaluator dianggap kredibel sejauh mereka menunjukkan karakteristik seperti pelatihan yang relevan, kompetensi teknis, pengetahuan substantif, pengalaman, integritas, keterampilan hubungan masyarakat, dan karakteristik lain yang dianggap perlu oleh klien atau pengguna lain dari laporan evaluasi.
- Karena tidak semua evaluator memiliki semua kualifikasi ini, sering kali evaluasi dilakukan oleh tim yang secara kolektif memenuhi persyaratan.
Menetapkan Kredibilitas:
- Evaluator perlu membangun kepercayaan dengan klien dan pengguna evaluasi sejak awal.
- Jika kepercayaan ini tidak bisa dibangun, evaluasi harus dipertimbangkan untuk tidak dilanjutkan.
- Jika hasil evaluasi dianggap tidak kredibel oleh audiens, hasil dan rekomendasi evaluasi mungkin diabaikan, meskipun hasil tersebut secara teknis memadai.
Memelihara Komunikasi:
- Dalam pelaksanaan evaluasi, evaluator perlu menjaga pola komunikasi yang konsisten, terbuka, dan berkelanjutan dengan klien.
- Kredibilitas evaluator tergantung pada kemampuannya untuk mempertahankan kelayakan teknis, integritas, kegunaan, dan kelayakan laporan evaluasi.
3. Guidelines
A. Tetap mengikuti kekuatan sosial dan politik yang terkait dengan evaluasi, terutama yang terkait dengan masalah ras dan status sosial-ekonomi.
B. Pastikan bahwa rencana kerja serta komposisi tim evaluasi responsif terhadap berbagai audiens utama.
C. Pertimbangkan untuk meninjau ulang rencana evaluasi oleh evaluator lain yang kredensialnya dapat diterima oleh klien.
D. Pertimbangkan prosedur evaluasi alternatif.
E. Jelaskan secara rinci kepada audiens yang relevan bahwa rencana evaluasi realistis dan secara teknis solid.
F. Beri tahu audiens tentang kemajuan evaluasi melalui media seperti buletin, laporan kemajuan, atau rilis berita.
4. Pitfalls (Jebakan yang harus dihindari)
A. Gagal menetapkan kredibilitas evaluator baik dalam aspek substantif maupun metodologi evaluasi.
B. Mengejar bias dalam evaluasi yang sesuai dengan nilai audiens tertentu dengan mengabaikan audiens lainnya.
C. Gagal mendiskualifikasi diri sendiri jika kekurangan keterampilan, pengalaman, atau perspektif yang dibutuhkan.
D. Tidak memastikan anggota tim evaluasi mengalokasikan waktu dan usaha yang cukup untuk evaluasi.
5. Caveat
Pahami bahwa sumber daya yang digunakan untuk membangun kredibilitas dan penerimaan mungkin mengorbankan efektivitas biaya evaluasi.
Pahami bahwa sumber daya yang digunakan untuk membangun kredibilitas dan penerimaan (seperti waktu dan usaha ekstra untuk meyakinkan klien) bisa mengorbankan efektivitas biaya dari evaluasi itu sendiri. Jika terlalu banyak fokus pada kredibilitas, biaya evaluasi bisa meningkat dan efisiensi dapat terganggu.
