1. Behaviorism (Behaviorisme):
    • Dikemukakan oleh B.F. Skinner.
    • Teori ini menekankan bahwa semua stimulus diikuti oleh respons yang didasarkan pada lingkungan tempat individu berada.
    • Pembelajaran terjadi melalui penguatan positif dan negatif.
    • Skinner mempopulerkan konsep behaviorisme terutama pada tahun 1938 dengan penerbitan bukunya “The Behavior of Organisms”.
  2. Constructivism (Konstruktivisme):
    • Dikemukakan oleh Jean Piaget.
    • Teori ini menunjukkan bahwa pengetahuan adalah konstruksi oleh manusia yang merupakan hasil dari hubungan mereka dengan lingkungan, kemampuan diri, dan skema yang dimiliki sebelumnya.
    • Piaget mengembangkan teori ini terutama dari tahun 1920-an hingga 1970-an, dengan banyak kontribusi penting pada periode ini.
  3. Socio-constructivism (Sosio-konstruktivisme):
    • Dikemukakan oleh Lev Vygotsky.
    • Karakteristik utama teori ini adalah pembelajaran sebagai proses di mana interaksi sosial sangat penting untuk mendapatkan pengetahuan.
    • Vygotsky melakukan pekerjaannya pada tahun 1920-an dan 1930-an, tetapi teorinya menjadi lebih luas dikenal di Barat setelah terjemahan karyanya diterbitkan pada tahun 1962.
  4. Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna):
    • Dikemukakan oleh David Ausubel.
    • Teori ini mengusulkan bahwa pembelajaran terjadi ketika manusia mengaitkan pengetahuan baru dengan apa yang sudah mereka miliki.
    • Ausubel mempublikasikan ide-ide tentang pembelajaran bermakna pada tahun 1960-an, terutama melalui bukunya “Educational Psychology: A Cognitive View” (1968).
  5. Learning by Discovery (Pembelajaran melalui Penemuan):
    • Dikemukakan oleh Jerome Bruner.
    • Teori ini menganggap bahwa pembelajaran efektif terjadi ketika siswa menghadapi masalah tidak hanya untuk menyelesaikannya tetapi juga untuk memindahkannya ke konteks lain.
    • Bruner mengembangkan konsep ini sekitar tahun 1961 dengan penerbitan bukunya “The Process of Education”.
  6. Social Learning (Pembelajaran Sosial):
    • Dikemukakan oleh Albert Bandura.
    • Teori ini menyatakan bahwa pembelajaran sosial diperoleh sebagai akibat dari proses mental dan hubungan dengan lingkungan.
    • Bandura memperkenalkan konsep ini secara luas melalui bukunya “Social Learning Theory” yang diterbitkan pada tahun 1977.
  7. Multiple Intelligences (Kecerdasan Jamak):
    • Dikemukakan oleh Howard Gardner.
    • Teori ini menyatakan bahwa setiap manusia memiliki delapan kecerdasan.
    • Gardner memperkenalkan teori ini dalam bukunya “Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences” yang diterbitkan pada tahun 1983.